Pilkada Jawa Barat akan digelar tahun depan, 2018, tapi hawa panas sudah mulai terasa. Khususnya di media sosial sudah tersebar meme-meme yang menyerang salah satu kandidat dengan isu SARA.

Korban yang paling banyak diserang adalah Dedi Mulyadi, salah satu kandidat dari Partai Golkar yang kini menjadi Bupati Purwakarta.

Baik di medsos dan di lapangan, telah terjadi gerakan untuk mengadu-domba antara Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil, kandidat Gubernur Jabar yang menjadi Walikota Bandung.

Menurut Guntur Romli, seorang aktivis dan pegiat Media Sosial menegaskan kalau “Pilkada Jabar Rasa Pilkada DKI”. Guntur Romli juga meminta para pendukung Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil “Waspadai Adu Domba Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar”.

Berikut rangkaian twit-twit Guntur Romli dari akun twitternya @GunRomli:

Pilkada Jabar rasa Pilkada DKI, Dedi Mulyadi diadu dgn Ridlwan Kamil oleh klmpk yg sama, ini proyek lawan mrk, Waspadalah!

Ada skenario membenturkan Dedi Mulyadi & Ridwan Kamil, agar lawan mereka (kubu status quo-you know who) bisa menang.

Tidak mendukung Dedi Mulyadi gak masalah, tapi jangan menyerangnya dengan isu SARA, kalau Dedi musyrik masa didukung Kiai Ma’ruf Ketum MUI?

Saya berharap Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi bersatu membenahi Jawa Barat, jangan mau diadudomba oleh kelompok-kelompok radikal yang bawa misi lawan mereka.

Ada skenario “kuda troya” untuk Pilkada Jabar, lawan sengaja menyusupkan agar Ridwan Kamil ribut dengan Dedi Mulyadi, hati-hatilah Kang DedMul & Kang RK

Karena kalau Ridwan Kamil & Dedi Mulyadi kalau bersatu akan tangguh, lawan ketar-ketir, makanya keduanya diadudomba.

Ridwan Kamil sudah didukung PKB, Dedi Mulyadi didukung Kiai Ma’ruf, sudah saatnya bersatu, jangan mau diadudomba lawan.

Dream team.

(suaraislam/@gunromli)