Biografi Prof. Dr (HC) KH Ma’ruf Amin: Santri, Kiai, Politisi, Ekonom, Ulama

Rais Aam PBNU dan Ketua Umum MUI, Cawapres Joko Widodo untuk Periode 2019-2024.

K.H. Ma’ruf Amin adalah satu ulama yang cukup akrab bagi masyarakat Muslim Indonesia. Beliau adalah salah seorang ulama yang kerap menjadi rujukan penyelesaikan berbagai masalah agama yang sedang hangat dibicarakan.

Beliau sangat menguasai ilmu Agama Islam dan merupakan Ulama yang multitalenta.

K.H. Ma’ruf Amin adalah seorang ulama besar yang dimiliki bangsa ini. Beliau dilahirkan di Tangerang Banten, pada tanggal 11 Maret 1943.

Beliau bersama sang isteri, Wury Estu Handayani, sekarang tinggal di Jl. Deli, Lorong 27, Koja, Jakarta Utara.

K.H. Ma’ruf Amin memulai pendidikannya di Sekolah Rakyat sekaligus Madrasah Ibtidaiyyah di Tangerang yang diselesaikan pada tahun 1955.

Kemudian, beliau meneruskan pendidikannya di
PesantrenTebuireng Jombang JawaTimur sampai1961. Pendidikan formal beliau terakhir adalah Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu
Chaldun Bogor yang dituntaskannya pada tahun 1967.

Sebagai salah satu penghargaan atas peran dan karya besarnya bagi bangsa dan negara. K.H. Ma’ruf Amin memperoleh gelar Doktor Kehormatan dalam bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada tanggal 5 Mei 2012.

Selain itu, Beliau juga pernah mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 65/TK/2014, di Jakarta, pada tanggal 11 Agustus 2014.

K.H. Ma’ruf Amin ini termasuk salah satu cicit dari ulama besar, Syaikh Nawawi al-Bantani. Syaikh Nawawi al-Bantani adalah ulama asli Indonesia yang sangat disegani keilmuannya di dunia internasional, terutama di Mekkah.

Syaikh Nawawi al-Bantani juga merupakan salah satu Imam di Masjidil Haram, dan bahkan beliau
memiliki julukan “Imam Nawawi Atstsani” merujuk kepada ahlihadits Imam an-Nawawi.

KH. Ma’ruf Amin aktif sebagai seorang politisi yang memilikikarir cukup panjang. Beliau pernah menjadi anggota DewanPertimbangan Presiden sejak 2007 hingga sekarang. Selain itu, KH.Ma’ruf Amin juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi GolonganIslam DPRD DKI Jakarta, anggota MPR-RI dan ketua komisi VI DPR-RI.

Bukan saja di dunia politik praktis, KH. Ma’ruf Amin juga aktifdi dalam organisasi masyarakat keagamaan. Bahkan, saat ini beliautengah mengemban amanat dan jabatan yang cukup strategis diNahdlatul Ulama. Dalam organisasi keagamaan terbesar di duniatersebut, KH. Ma’ruf Amin mengemban amanat sebagai Rais AamPengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2015–2020.

K.H. Ma’ruf Amin selain aktif di dalam berbagai kegiatankeagamaan dan politik, beliau juga aktif di dunia perbankannasional. Beliau berperan sebagai Ketua Dewan Pengawas Syari’ah(DPS) di berbagai bank dan asuransi syariah, di antaranya di BankMuammalat, Bank BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah.

Karya KH. Ma’ruf Amin sangat banyak. Buku-buku beliau antaralain adalah:
Prospek Cerah Perbankan Syariah (2004), Meluruskan Makna Jihad, mencegah terorisme (2006), Melawan Terorisme dengan Iman (2007),
Fatwa dalam Sistem Hukum Islam (2008), Produk Halal: Melindungi dan Menentramkan (2010), Harmoni dalam Keberagaman: Dinamika Relasi Agama-Negara (2011), Era Baru Ekonomi Islam Indonesia: Dari Fikih ke Praktek Ekonomi Islam (2011), Fatwa Empat Bingkai Kerukunan Nasional (2013), Pembaharuan Hukum Ekonomi Syariah (2013).

KH Ma’ruf Amin dikukuhkan sebagai guru besar bidang Bidang Ekonomi Muamalat Syariah oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 24 Mei 2017.

Kini beliau dipercaya dan dipilih oleh Presiden Joko Widodo sebagai Cawapres untuk Periode 2019-2024.

HM Guntur Romli

*Dari pelbagai sumber