Osamah Dubes Saudi Bukan Dubes Tuhan, Tidak Punya Hak Menuduh Ansor Sesat

Osamah alShuibi adalah Dubes Saudi, tapi dia bertingkah seolah-olah Dubes Tuhan yang dengan mudah menuding kelompok lain sesat.

Ternyata Osamah alShuibi juga dikenal dekat dengan Rizieq Shihab dan Abu Jibril, mantan napi terorisme.

Pada hari Minggu, 2 Desember 2018, melalui akun twitternya @Os_alshuibi ia mencuit responnya terhadap Aksi Reuni 212 dalam bahasa Arab, yang terjemahannya:

Berkumpulnya jutaan manusia dalam rangka persatuan Islam

Sebagai reaksi atas pembakaran bendera tauhid dari kelompok yang sesat kira-kira sebulan lalu

Dihadiri oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan, calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.”

Twit ini mengundang protes. Pertama menyebarkan informasi yang tidak akurat dan tendensius. Kedua, menyebut bendera yang dibakar sebagai “bendera tauhid” dan kelompok yang membakar dituduh “kelompok sesat”.

Melalui akun twitter saya: @GunRomli saya memberikan protes dalam twit-twit bahasa Arab yang isinya bendera yang dibakar adalah bendera Hizbut Tahrir yang juga mirip dengan bendera Tandzimul Qaidah Osamah bin Laden yang membajak kalimat tauhid. Kalau bendera kelompok radikal dan teroris ini dibela sebagai “bendera tauhid” terus apa beda Osama alShuibi dengan Osamah bin Laden?
https://twitter.com/GunRomli/status/1069210109006364674?s=09

Yang membakar adalah Gerakan Pemuda Ansor yang merupakan sayap pemuda Nahdlatul Ulama, Ormas Islam terbesar di Indonesia yang berhaluan Ahlus Sunnah Waljamaah, kok semudah itu, Osamah menuding sebagai kelompok sesat?

https://twitter.com/GunRomli/status/1069191234718035969?s=19

Karena banyaknya protes, Osamah alShuibi menghapus twitnya dan mengganti dengan redaksi yang lain untuk menghilangkan jejak. Namun sayangnya, netizen sudah meng-capture twitnya itu.

Karena twit-twit saya juga, Osamah ciut dan ngeblock akun twitter saya. Hal ini menunjukkan bahwa hanya orang fasik yang tidak mau tabayun dan hanya orang otoriter yang menolak dialog.
https://twitter.com/GunRomli/status/1069214985006415873?s=09

Mendukung Sikap PBNU, Usir Dubes Saudi

Atas twit Dubes Saudi, PBNU mengambil sikap pemulangan Dubes Saudi Arabia di Jakarta, saya mendukung karena alasan-alasan berikut:

“Dubes Saudi, Osamah alShuaibi terlalu jauh mencampuri urusan dalam negeri Indonesia, dia ngetwit dengan informasi yang ngawur, memihak dan tendensius, meskipun twit dia sudah dihapus”

“Kita tahu yang dibakar oleh Banser GP Ansor adalah bendera Hizbut Tahrir yang membajak kalimat tauhid, dan yang membakar adalah Pemuda Ansor, di bawah NU yang merupakan ormas keislaman terbesar di Indonesia dengan haluan Islam Ahlus Sunnah Waljamaah”

“Loh, kok Osamah menuduh menyimpang/sesat. Padahal bendera Hizbut Tahrir yang juga mirip dengan bendera Al-Qaidah Osamah bin Laden dilarang keras di Saudi”

“Sikap pada Dubes Saudi hanya ada dua, pertama, ia ditarik pulang (recall) oleh Kerajaan Arab Saudi atau dia diusir (persona non grata) oleh Pemerintah Indonesia sesuai Konvensi Wina 1961”

“Saya memperoleh informasi, dia sangat dekat dan mendukung salah satu kubu di Pilpres ini, dan juga disebut sebagai sahabat karib Rizieq Shihab, makanya Rizieq memperoleh kemudahan dan fasilitas tinggal di Arab Saudi”

Kedekatan Osama alShuibi dengan Abu Jibril Mantan Napi Terorisme

Dubes Saudi Osamah alShuibi memiliki kedekatan dengan Abu Jibril, mantan narapidana terorisme. Abu Jibril memiliki nama asli Fihirudin Muqti dan nama-nama alias yang lain seperti Muhammad Iqbal dan Muhammad Jibril. Dia tokoh senior jaringan Jamaah Islamiyyah (JI) di Indonesia yang pernah divonis kasus terorisme tahun 2004.

Abu Jibril adalah ayah dari Muhammad Jibril mantan narapidana terorisme kasus Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton 17 Juli 2009 yang divonis 5 tahun dan pemilik situs pendukung terorisme arrahmah.com.

Abu Jibril juga ayah dari Ridwan yang mati bergabung Jabhah Nusrah cabang Tandzimul Qaidah di Suriah pada tahun 2015.

Melalui akun Instagramnya Os_alshuibi Osamah alShuibi memposting foto pelepasan jamaah haji Indonesia yang merupakan jamaah Abu Jibril yang dibiayai oleh para Penguasa Saudi di Indonesia. Tampak dalam postingan tersebut, Osama alShuibi memeluk erat Abu Jibril.

(Sumber: Kedekatan Dubes Saudi Osamah al-Shuibi dengan Abu Jibril http://www.suaraislam.co/kedekatan-dubes-saudi-osamah-al-shuibi-abu-jibril/)

Maka, pulanglah hai Osamah alShuaibi ke negerimu, karena kamu telah bertingkah seolah Dubes Tuhan yang mudah menyesatkan orang, padahal kamu hanya Dubes Saudi.

Mohamad Guntur Romli