7 Dalil Program Balapan Mobil 360 Miliar Anies Baswedan HARUS DITOLAK

1. Balapan belum dimulai, eh anggarannya sudah ‘balapan’ dengan alasan salah hitung. Dari awalnya 343 Miliar menjadi 360 Miliar.1 Kok ‘deja vu’ ya saat Anies menjabat Mendikbud waktu itu ramai ada salah hitung anggaran kemendikbud sampai 23,3 Triliun.2

2. Balapan ini hanya untuk orang kaya, baik yang ikut balapan hingga yang nonton balapan. Tidak untuk semua warga DKI. Orang dengan gaji standar UMR DKI (3,9 juta) saja tidak mampu beli program rumah susun DP Rp 0 Anies, kok mau diajak nonton balapan mobil yang menjadi hobi orang-orang kaya.

3. Masalah darurat di Jakarta adalah: banjir, macet, polusi, masalah-masalah ini tidak ditangani dengan serius oleh Anies Baswedan, kok malah mengeluarkan biaya 360 Miliar untuk balapan mobil yang menjadi hobi orang kaya.

4. 360 Miliar mengeruk duit rakyat DKI dari APBD tapi yang menikmatinya hanya segelintir orang saja yakni hobi orang-orang kaya, seharusnya 360 Miliar untuk program yang menyentuh semua lapisan. 360 Miliar untuk balapan mobil itu sama saja dengan subsidi bagi hobi orang kaya. Hak-hak orang miskin di DKI dirampas untuk mensubsidi hobi orang-orang kaya.

5. Balapan Mobil listrik (Formula E) yang diklaim ramah lingkungan hanyalah ‘program gincu’ bagi darurat polusi di Jakarta yang udaranya terus masuk dalam daftar kota dengan udara terburuk di dunia. Yang darurat dilakukan harusnya menyelesaikan polusi di Jakarta, bukan dengan menggelar acara pencitraan bertaraf internasional yang secara tidak langsung tetap  menambah polusi di Jakarta.

6. Kalau tujuannya wisata dengan mengundang banyak penonton dari luar negeri, mengapa tidak menggelar balapan Formula 1 dan MotoGP yang brand nya jauh lebih terkenal. Apalagi biaya pelaksanaan untuk MotoGP jauh lebih ‘murah’ daripada Formula E. Kalau alasannya Formula E ramah lingkungan, lihat poin No 5, Jakarta sudah darurat polusi, kalau mau menyelesaikan polusi bukan dengan menggelar balapan mobil listrik yang setrumnya masih dari pembangkit listrik yang digerakkan oleh batubara. Bersihkan udara Jakarta, baru gelar balapan dengan mobil listrik yang ramah lingkungan!

7. Anekdot sarkas: pribumi dan seiman makin dipersulit melintas di jalan-jalan Jakarta: jalur ganjil-genap diperluas, biaya parkir dinaikkan, usia kendaraan dibatasi, masih kena macet! eh giliran Asing dan Kafir malah dibayar 350 Miliar untuk melintas dan kebut-kebutan di jalan-jalan Jakarta 🤣

Akhir kalam, Program Balapan Mobil Anies Baswedan senilai 360 Miliar harus ditolak karena buang-buang duit rakyat Jakarta yang tujuannya hanya untuk men-subsidi hobi orang kaya saja, sementara masalah darurat di Jakarta seperti macet, polusi, banjir, kekeringan tidak diselesaikan. Balapan Formula E di Jakarta adalah event pencitraan internasional untuk menutupi kegagalan Anies menyelesaikan masalah utama di Jakarta!

Mohamad Guntur Romli

Sumber:
1. https://www.medcom.id/nasional/metro/JKRVWm3K-salah-hitung-anggaran-formula-e-jadi-rp360-miliar

2. https://m.tribunnews.com/amp/tribunners/2017/04/11/mempertanyakan-peran-anies-dalam-over-budgeting-rp-233-triliun