Larangan Menghina Tuhan dan Keyakinan Agama yang Lain

Untuk saudara-saudaraku yang beragama Islam, hendaknya berhati-hati berkomentar, apalagi sampai menghina dan memaki keyakinan dan simbol agama yang lain, yang saya tahu dari saudara-saudara kita yang Kristen bahwa doktrin trinitas, salib dan kebangkitan Yesus itu sama levelnya dengan beberapa doktrin/aqidah yang kita umat Islam yakini sangat sakral dan tidak bisa diperdebatkan (al-ma’lum min-ad din bi-darurah) seperti keesaan Allah Swt (tauhid), kema’shuman Muhamad Saw sebagai nabi dan rasul serta Muhammad Saw sebagai penutup para nabi dan rasul dengan ajaran Islamnya.

Dan Allah Swt melarang kita umat Islam memaki, merendahkan tuhan dan keyakinan agama yang lain. Karena segala makian dan hinaan kita akan berbalas dengan hinaan dan makian pada keyakinan kita. Artinya dengan menghina agama orang lain, secara tidak langsung justeru kita menghina agama kita sendiri.

Dan atas Kehendak Allah Swt pula setiap penganut agama menganggap keyakinan dan tindakan mereka sebagai kebaikan. Umat Islam meyakinkan ajaran agamanya baik, demikian pula umat Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan lain-lainnya. Ini sudah ditegaskan oleh Allah Swt.
Tapi nantinya Allah Swt jua yang akan menjadi Penentu dan Hakim Tertinggi. 🙏

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS al-An’am: 108)

Mohamad Guntur Romli