Kembali Menyela Misa Natal, Guntur Romli Sebut Gubernur DKI Anies Baswedan Bebal

Mohamad Guntur Romli menyentil tinjauan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Gereja Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Kamis (26/12/2019).

Bahkan, Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu sebut Anies Baswedan bebal.

Ungkapan tersebut dituliskan Mohamad Guntur Romli lewat akun twitternya, @GunRomli; pada Kamis (26/12/2019).

Dalam statusnya, Mohamad Guntur Romli mengunggah tangkapan layar dua buah artikel portal berita.

Artikel tersebut antara lain berasal dari Detik.com berjudul ‘Anies Minta Maaf Karena Menyela Misa di Gereja Katedral’ pada Minggu (24/12/2017).

Selanjutnya artikel berasal dari CNN berjudul ‘Kardinal Suharyo Sentil Anies Soal Kunjungan ke Katedral’ pada Rabu (25/12/2019).

Merujuk pada dua buah artikel tersebut, Mohamad Guntur Romli menilai Anies Baswedan tidak belajar dari pengalaman.

Sebab, menurutnya, kesalahan serupa kembali dilakukan oleh Anies Baswedan ketika kunjungan malam Natal.

Bahkan Mohamad Guntur Romli menuding Anies Baswedan menjadikan agama Islam sebagai komoditas politik.

Sehingga menurutnya Anies tidak akan bisa menghargai agama lain.

“Manusia bebal macam @aniesbaswedan tak pernah belajar dari kesalahan masa lalu,” tulis Mohamad Guntur Romli.

“Agamanya sendiri aja dilibatkan unt komoditas politik SARA, bagaimana bisa menghargai ibadah agama lain,” tegasnya

Tidak sebatas menuding, Mohamad Guntur Romli kemudian membandingkan sosok Anies Baswedan dengan sejumlah murid tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

Misal Gusdurian atau murid dari Abdurahman Wahid (Gus Dur) atau Caknurian atau murid dari Nurcholis Madjid (Cak Nur).

“Tamu2 yg lain baik Gusdurian, Caknurian dll pd nunggu selesainya misa, ini @aniesbaswedan mentang2 Gubernur main nyelonong aja,” tulis Mohamad Guntur Romli.

“Coba bandingkan kalau ada yg nyelonong saat shalat atau khutbah jumat. Manusia bebal gak belajar tatakrama,” tegasnya.

Sumber: Warta Kota