Guntur Romli memberikan tanggapan atas postingannya di twitter berupa foto Anies Baswedan selfie di Bendung Katulampa yang disebut sebagai hoaks.

Foto tersebut diunggah Guntur di akun Twitternya, @GunRomli, Kamis (2/1/2020)

Dalam foto tersebut, Anies selfie bersama dengan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan latar Bendung Katulampa.

Saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis malam, Guntur mengatakan foto selfie Anies yang ia unggah ke Twitternya merupakan respons ke pendukung Anies yang menurutnya juga menggunakan foto 2017 sebagai propaganda dan juga klaim bahwa Anies tidak melakukan foto-foto saat kerja.

“Itu respon ke pendukung Anies yang juga pakai foto 2017 sebagai propaganda, dan juga klaim Anies tidak foto-foto saat kerja. Anies tidak serius ngurus penanggulangan banjir, anggaran disunat, ke Bogor pun cuma selfie aja kan. Konteks twit itu satire dan kontra propaganda,” kata Guntur lewat pesan singkat.

Menurut Guntur, tidak perlu mengalihkan isu kegagalan dalam menangani banjir menjadi persoalan foto lama.

Lebih lanjut, sebelum mengunggahnya ke twitter, Guntur mengaku sudah mengetahui foto tersebut merupakan foto lama.

Ia menganggap, foto selfie pejabat publik di pintu air genit dan tidak ada urgensinya.

“Saya sudah tahu (kalau itu foto lama). Foto selfie pejabat publik di pintu air itu juga genit, gak ada urgensi nya, makanya saya pakai satire untuk lawan propaganda pendukung Anies yang pake foto 2017,” ujar dia.

Adapun foto Anies pada tahun 2017 yang dimaksud Guntur adalah foto Anies minum teh. Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter helmifelis pada Rabu (1/1/2020).

Dalam foto itu, Anies Baswedan tampak duduk sembari meminum teh dari gelas plastik. Badannya juga tampak basah kuyup.

Dari hasil penelusuran Tribunnews.com, foto lama itu saat Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017).

Sumber: Tribunnews.com