Jangan Mau Dibohongin Pakai PAUD. Ada Dana Hibah Rp.103.2Miliar, Kenapa dalam Bentuk Hibah, Mau Menyiasati Audit?

Memperhatikan pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat bagus, namun niat baik saja tidak cukup, program dan anggaran harus jelas. Jangan sampe ada indikasi penipuan pake bocah.

Anggaran dana untuk PAUD di DKI 2018 ada masalah besar:

1). Kenapa dana dalam bentuk hibah? kenapa dana tidak dalam anggaran di bawah dinas pendidikan? Yang kita tahu dana hibah auditnya tidak seketat anggaran-anggaran yang lain, apakah ini sudah dirancang untuk menyiasati audit?

2). Kok banyak lembaga yang mengurusi PAUD dan adanya versi kisaran dananya? Kalau banyak lembaga yang menangani ini kesannya bagi-bagi proyek, belum lagi ada temuan kantor Himpaudi ternyata numpang!

Ada dana hibah di bawah istri Gubernur Anies sebesar Rp63Miliar, Himpaudi yang kantornya numpang Rp40.2Miliar, ini sudah Rp.103.2Miliar & ada versi lain untuk PAUD sebagaimana ditulis Koran Tempo Rp86.33Miliar, ini bancakan kah?

Maka Pemerintah DKI harus menjelaskan hal ini, dana-dana hibah yang bisa Gabener dan Wahgabener jangan sampai warga DKI ditipu pake PAUD.

Anggaran adalah duit rakyat DKI, harus dihabiskan untuk kemasalahatan warga DKI, jangan sampai dinikmati oleh segelintir yang lagi bisa diduga sedang bagi-bagi proyek!

Mohamad Guntur Romli

JANGAN MAU DITIPU PAKE PAUD—-Ada Dana Hibah Rp.103.2Miliar, Kenapa dalam Bentuk Hibah, Mau Menyiasati Audit?…

Posted by Mohamad Guntur Romli on Tuesday, 28 November 2017