Kemarahan masyarakat Kalimantan terhadap mantan Caleg PKS Edy Mulyadi tak terbendung lagi. Pasalnya bersama Azam Khan, pengacara Rizieq Shihab, Edy melontarkan cacian, menyebut lokasi ibukota negara baru sebagai “tempat jin buang anak, genderuwo, kultilanak dan monyet”

Edy Mulyadi tak hanya sekarang bikin gaduh. Sebelumnya dia membuat hoax terkait kasus KM 50 yang mem-fitnah polisi dan membela FPI. Edy juga disebut-sebut membayar saksi 150.000 untuk memberikan keterangan yang tidak sebenarnya.

Kita tidak ingin kedamaian di Kalimantan terusik. Kita tidak ingin negeri ini pecah.

Untuk mencegah kemarahan saudara-saudara kita di Kalimantan, hanya ada satu solusi buat polisi: tangkap Edy Mulyadi!